Penjatahan jerigen solar oknum polres Parimo akan diselidiki

Saat ini sedang viral masalah jatah jargen solar untuk oknum polres dan polsek di kawasan parimo. Untuk itu pihak kepolisian akan mengadakan pulbaket atau pengumpulan bahan keterangan.

Apabila ada oknum yang memanfaatkan situasi maka oknum tersebut akan diselidiki. Kepolisian tidak akan menolerir siapapun yang melakukan penimbunan bahan bakar minyak apalagi jikalau itu berasal dari pihak kepolisian.

Seharusnya terkait masalah bantuan bahan bakar pemerintah untuk nelayan itu melibatkan surat rekomendasi. Oleh karena itu kepolisian akan melakukan penyelidikan ke tempat spbu yang ada di jalur sausu hingga moutong.

Hal ini menjadi isu yang sangat penting di kawasan Parigi Moutong karena saat ini sedang terjadi kelangkaan solar. Sebelumnya para petani mengeluhkan sulit untuk mendapatkan solar di spbu parigi dan baru-baru ini giliran sopir truk yang mengeluhkan langkanya solar di SPBU pombalowo.

Sebagai akibatnya terdapat antrian yang sangat panjang dari kendaraan yang ingin mengisi solar. Seorang sopir yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan bahwa dia sudah 3 hari menunggu untuk mengisi BBM.

Dia mengeluh tidak bisa maju karena jargon yang datang tidak ada habisnya. Kalaupun SPBU melayani sopir maka biasanya paling banyak hanya 5 mobil setiap hari.

Sampai berita ini diturunkan oleh media berita online di Parigi Moutong, panjang antrian mobil truk di SPBU masih sangat panjang. Media berita parigi moutong juga memantau adanya kasus penjatahan jerigen BBM solar oleh oknum kepolisian.

Dari laporan yang diterima oleh media berita Gema Sulawesi, diperoleh kabar bahwa pihak kepolisian di Parigi Moutong sudah mulai melakukan penyelidikan, untuk mendalami kasus penjatahan jerigen solar oknum polisi. Kepolisian mengatakan tidak akan membiarkan ada oknum yang mengambil keuntungan dari masalah kelangkaan solar ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

All Rights Reserved Theme by 404 THEME.